Wednesday, 4 July 2012

Domain Gratis

Anda mencari domain gratis yang keren? Domain gratis banyak bertebaran di internet. Tapi kebanyakan dari domain gratis tersebut bersifat sub domain bukan Top Level Domain (TLD). Bingun apa itu sub domain dan top level domain? Oke, kita bahas dulu deh satu persatu.

Sub Domain adalah domain yang menumpang pada domain utama. Contoh http://yourweb.blogspot.com dan http://yourweb.wordpress.com. Nah domain tersebut (your web) menumpang pada domain blogspot.com dan wordpress.com. Domain dengan menggunakan sub domain seperti ini, selain terlalu panjang untuk diingat juga terkesan kurang elegan. Ya iya lah... namanya juga numpang, masa elegan. Yang namanya orang numpang mesti sebab gak punya duit untuk beli rumah sendiri. Hehehe..

Top Level Domain adalah domain dengan menggunakan nama domain anda sendiri (tidak mengekor pada domain lain). Contoh www.yourweb.com. Nah, lebih singkat dan pastinya mudah diingat dan keren. Pokoknya kalau kita menggunakan domain sendiri akan terkesan lebih elegan. Tapi tentu harus memiliki uang untuk menyewa domain tersebut. Eitu gak usah khawatir, karena harga domain sekarang murah banget. Hanya dengan uang 100.000 saja anda sudah bisa menyewa domain sendiri.

Tapi saya pengin yang gratisan. Oke deh, karena memang sudah menjadi sifat manusia suka yang gratisan. Maka saya sediakan informasi tentang 4 situs yang menyediakan domain gratis. Meskipun ini bukan termasuk ke dalam kategori top level domain tapi tetap aja keren, karena domain kita tidak terkesan menumpang pada domain lain.

Inilah 4Situs Penyedian Domain Gratisan
1. CO.CC CO.CC merupakan situs penyedia domain gratisan yang sudah terkenal dan banyak digunakan oleh para netter. Meskipun beberapa waktu yang lalu sempat mengalami masalah pengindekan pada search engine google, tapi ternyata CO.CC masih saja digandrungi oleh para netter. Bagaimana bentuk domain yang kita buat di CO.CC? Bentuknya nanti akan seperti contoh ini www.yourweb.co.cc. Nah lebih keren kan dibanding dengan yourweb.blogspot atau yourweb.wordpress.

2. DOT TK DOT TK juga sama halnya dengan CO.CC. Namun apabila dilihat maka tampilan domain yang dibut di DOT TK akan lebih kelihatan keren di banding dengan CO.CC. Bentuk domainnya adalah sebgai berikut www.yourweb.tk. Nah, keren banget kan? Bagaimana tertarik untuk membuat domain gratisan di sini? Silakan langsung ke www.dot.tk.

3. DOTFREE.COM  juga gak kaah kerennya sama CO.CC dan DOT.TK. Bentuk web yang dibuat di dotfree.com akan lebih kelihatan cantik. Bentuknya sepeti ini www.yourweb.free. Hehehe.... unik kan, web dengan ekstension free. Ini sangat cocok untuk anda yang kan membuat situs layanan gratis, entah itu download gratis, e learning gratis atau gratisan lainnya.

4.WWW.GOOGLE.COM Jika Anda membuka Google hari ini, Anda akan menemukan sebuah kalimat yang tertera di bawah kolom pencarian, “Baru! Bawa usaha anda online bersama Google” Kejutan apa lagi yang hendak dibawa oleh Google?

Woow, ternyata pasar yang luar biasa besar di Indonesia telah membuat Google tak sabar untuk mengukuhkan eksistensinya di Indonesia. Sebagai langkah awalnya, Google mengadakan sebuah program keren untuk UKM (usaha Kecil Menengah) di Indonesia, yaitu memberikan domain gratis .co.id untuk 100.000 pendaftar pertama. Tak cuma itu, mereka juga akan mendapatkan situs web gratis yang mudah diperbarui dan diganti sesuai dengan keinginan, konsultasi dan pelatihan yang berkelanjutan, dan Uji coba AdWords senilai Rp. 500.000,-. Program ini dijalankan sebagai respons Google terhadap fakta bahwa masih belum banyak pengusaha di Indonesia yang memanfaatkan media online

 Dalam program Bisnis Lokal Go Online ini, Google menggunakan Business Site Builder, yaitu sebuah aplikasi dapat digunakan untuk mendesain dan mengelola website dengan mudah dan cepat. Dengan Business Site Builder diharapkan kesan bahwa membuat bisnis online itu sulit dan mahal dapat disingkirkan, sehingga UKM dapat Go Online dengan cara yang sederhana.

Wah, keren-keren banget kan? Tapi kan web dengan ekstension di atas gak familiar. Yang familiar kan .COM, .ORG, .NET, .WEB.ID, .CO.ID dan lain sebagainya. Ye...... kalau pengin yang domain yang kaya begini mesti beli bos. Tapi sebenarnya bisa juga dapat Top Level Domain Gratisan, caranya cari aja kontes yang menyediakan hadiah domain. Nah, ikuti aja tuh kontes dan berusahalah untuk menang. Baru deh dapat domain TLD gratisan.




Tuesday, 3 July 2012

Download Camtasia Studio

Download Gratis Camtasia Studio – Camtasia Studio adalah software pembuat video tutorial yang sangat bagus dan mudah untuk digunakan meskipun untuk seorang pemula.

Cara kerja dari software pembuat video tutorial ini adalah merekam setiap aktifitas yang terjadi pada dekstop komputer anda. Sehingga ketika kita ingin membuat sebuh video tutorila tentang tips dan trik komputer misalnya, tinggal kita jalankan program camtasia kemudian mulai merekam dengan klik tomblo record.

Nah, camtasia studia sudah siap merekam semua pergerakan yang terjadi pada desktopt komputer anda. Sekarang kerjakan semua yang ingin anda rekam dan menjadikannya video tutorial.

Software ini juga dilengkapi dengan perekam suara. Jadi, ketika kita membut video tutorial kita bisa melengkapinya dengan rekaman suara kita. Tentu hal ini harus dilengkapi dengan microphone yang menancap ke input sound.

Membuat video tutorial dengan camtasia menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Setelah jadi anda bisa menghadiahkannya kepara orang yang anda cintai atau bahkan bisa anja jual di internet. Mau mencobanya?

Silakan anda download camtasia studio di sini.

Mempercantik Tampilan Desktop

Download Software Untuk Mempercantik Tampilan Komputer | Hahaha... emang tampilan komputer bisa dibikin cantik dengan menggunakan software? Itu mungkin akan jadi pertanyaan para ahli komputer. Jelas gak lah.

 XWidget adalah tambahan perangkat lunak desktop gratis yang dapat membantu Anda dalam kustomisasi desktop dan Anda dapat juga mengedit Widget-nya. Banyak aplikasi widget sejenis yang sudah ada, tapi freeware yang satu ini menggunakan memory di resident yang terbilang kecil. Dan widget-nya sendiri juga hanya beberapa kb saja besarnya dan mantapnya bisa di-customize plus bisa animasi.

Kalau mau mempercantik tambilan body komputer (CPU) kita gunakan acessoris. Yang dimaksud di sini adalah software untuk mempercantik tampilan desktop atau ada juga yang menyebutnya software desktop costumization. Emang fungsi dari sotware ini adalah untuk melakukan kostumisasi atau setting tampilan desktip sehingga akan tampak lebih cantik, tidak biasa atau tidak pasaran.

Banyak software yang bisa kita gunakan untuk mempercantik tambilan desktop komputer kita. Sehingga kita akan memiliki tampilan dengan banyak variasi yang bisa kita costumize sesuka hati kita. Salah satu software tersebut akan saya share di sini.
 bbg
Nama softwarenya adalah xWidget 1.2.3.1119. Software ini sangat ringan untuk dijalankan, tapi tetap memberikan hasil yang memuaskan. Para pengguna software ini mengklaim bahwa untuk mendapatkan tampilan desktip yang cantik, software ini tidak akan banyak memakan space hardisk dan tidak menghabiskan daya dari memori yang dimiliki PC kita.

Sesekali kita suka bosan akan tampilan desktop di komputer kita, dengan tampilan yang standar dan hanya cuma bisa mengganti wallpaper dan themes nya saja. Melalui postingan kali ini, saya akan coba mengulas beberapa aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk mempercantik tampilan desktop kamu…

Mungkin kamu sering merasa iri dengan tampilan desktop dari Mac atau pun Linux yang sangat cantik, enak dipandang, dan mempunyai animasi-animasi yang sangat smooth. Nah, sebenarnya pada windows juga ada beberapa aplikasi yang sangat powerfull guna memperindah dan menjadikan desktop kita enak dipandang dan ngga ngebosenin.

Software untuk mempercantik tampilan desktop xWidget 1.2.3.1119 ini bisa jalan di win XP, Vista, Win 7 bahkan di win 8. Sobat tertarik untuk mendownloadnya silakan download sepuasnya di sini :

xWidget 1.2.3.1119 Versi Portable (Download)
xWidget 1.2.3.1119 Versi Setup Exe (Download)

Download gratis adobe photoshop cs5 portable

Kamu bisa melihat di sini untuk Download gratis adobe photoshop cs5 portable. Photoshop cs5 mempunyai perbedaan yang sangat jauh sekali di bandingkan dengan adobe cs4 karena adobe photoshop cs5 memiliki akses ke fungsi dari generasi baru untuk membuat gambar dengan dinamis yang tinggi (HDR). Menggabungkan gambar dengan eksposur berbeda dalam satu gambar HDR, Photoshop CS5 akurat mempertahankan serangkaian penuh foto. Teknologi baru memungkinkan HDR Pro untuk menghilangkan distorsi palsu dan memberikan kontrol yang lebih tepat dari pemetaan nada. Dengan fitur HDR rendering, pengguna dapat mensimulasikan HDR-foto menggunakan gambar tunggal.

Adobe Photoshop CS5 termasuk alat revolusioner untuk meningkatkan potensi kreatif dari pengguna. Karena adobe photoshop CS5 ini bisa anda gunakan gambar dengan mengedit seperti menegakkan lengan membungkuk pada foto atau menyesuaikan gambar lanskap untuk menciptakan perspektif ruang yang baru.

Untuk Adobe Photoshop CS5 Portable ini bisa anda oprasikan di :Windows XP, Vista, windows 7

Anda bisa download adobe photoshop CS5 portable di bawah ini :

Untuk downloadnya anda jangan lupa untuk tekan SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas untuk bisa melanjutkan download adobe photoshop cs5.

Selain itu, Adobe Photoshop CS5 portable termasuk alat revolusioner untuk meningkatkan potensi kreatif dari pengguna. Merek alat gambar baru termasuk alat Mixer Brush, yang campuran dalam jumlah tak terbatas warna pada satu alat bulu sikat Tips, menciptakan efek dari sikat smear. Dengan alat lusi Wayang, pengguna dapat mengubah posisi atau melihat dari setiap unsur gambar, misalnya, menegakkan lengan membungkuk pada foto atau menyesuaikan gambar dari landscape untuk menciptakan perspektif ruang yang baru.

Title: Adobe Photoshop CS5 portable
OS: Windows XP,Vista & 7 (x86 AND x64 verified)
Crack: Applied
Archive: RAR

How to run
1. Extract from .rar files.
2. Run Photoshop.exe
3. Enjoy.


DOWNLOAD SIZE : 65,99MB rar file

Monday, 2 July 2012

Download Plants vs Zombies 2

Game yang dikembangkan oleh PopCap game ini menjadi salah satu game populer disukai banyak orang saat ini karena mungkin mereka memiliki daya tarik untuk bermain game fantasi horor. Plants vs Zombies 2 memiliki sensasi yang baru dalam perkembangannya, setelah sebelumnya telah sukses pada Plants vs. Zombies v.1.3.
Bagaimana Cara Bermainnya?

Dalam Plants vs Zombies 2 ini pemain harus menempatkan berbagai jenis tanaman di tempat di mana para zombie mungkin bisa masuk kerumah. Setiap tanaman atau jamur memiliki cara tertentu untuk mempertahankan rumah dan bisa jadi ofensif untuk mencoba menghentikan zombie.
Melalui baris-baris mendatar, zombie berjalan menuju rumah. Di depan rumah pada awal setiap baris terdapat mesin pemotong rumput, yang bisa digunakan untuk pertahanan terakhir melawan zombie sebelum mereka bisa masuk ke rumah.
Tanaman pertama yang perlu ditanam adalah bunga matahari. Karena akan menghasilkan matahari yang dapat digunakan untuk mendapatkan lebih banyak pundi-pundi uang dan tentunya itu menjadi modal untuk membeli tanaman lainnya. Layaknya permainan setiap level berikutnya akan menjadi lebih sulit, tambah lebih banyak lagi tanaman untuk menggempur zombie, termasuk salah satu yang bisa memakannya, dan para Zombie pun tak akan tinggal diam dengan semakin kuat pertahanan dirinya agar tetap bertahan menyerang.
Hal yang paling penting adalah menanam tanaman sebanyak-banyaknya dan mendapatkan senjata yang berbeda sebanyak mungkin untuk mencegah zombie masuk ke dalam rumah. Pada Plants vs Zombies 2, di tingkat pertama dimainkan pada siang hari, sedang tingkat dua  dimainkan pada malam hari, dan Anda harus menyadari itu akan sedikit menguras tenaga, karena matahari sebagai penghasil uang tidak akan muncul dimalam hari.

Download Plants vs Zombies 2

DE JA VU

rasa yang aneh..
sebuah dejavu yang membuatku tak pernah bisa melupakan sosok dia dari hidupku..

melodi, airmata, hujan, tawa..
semua hal yang pernah dia bagi di perjalanan bodoh ini..
dan ketika sekarang dia tak bisa membagi itu semua..
kenapa harus ada bayangan dia yang memberikan semua itu??

bodoh!!
mungkin otakku sudah terprogram untuk terus menyimpan semua tentang dia..
bahkan untuk menggesernya dari deretan daftar orang penting dihidupku, aku tak bisa..
ada sisi yang belum terganti..
tapi bagaimana sisi itu bisa terganti kalo semua yang baru terasa bagai dejavu atas sosoknya??

bodoh (lagi)!!
bodoh atas tulisan ini yang selalu menjelaskan tentang dia..
untuk aku yang tak bisa membuat dia menjadi biasa..

sengaja kubikin kata ini terlihat tak bermakna..
agar dia tahu bahwa sisi terdalamku sudah behenti memujanya..
meskipun akan ada seulas senyum dibibirnya, biarlah dan kemudian aku akan menganggap itu sebagai senyum terakhir darinya..

(sekali lagi) bodoh!!
karena dia hanya bisa menggapai bagian penting dari hatiku..
karena bersama tak selalu beralaskan cinta..
karena cinta harus bersatu dengan logika untuk menjadi SATU..
dan karena dia terlambat menyadari hal itu..

Friday, 29 June 2012

Cara Merampingkan atau Mengecilkan Alexa Rank

Siapa yang tidak menginginkan alexa ranknya terus meramping ? pasti semua blogger menginginkannya bukan ? ya ! sebab alexa rank yang ramping atau dengan digit yang kecil menandakan bahwa blog tersebut memiliki rangking yang bagus secara global maupun negara. Hal ini dikarenakan alexa memberikan sebuah layanan yang mana membuat suatu rangking sebuah blog secara global (dunia) maupun negara. Jadi jelas bagi blog yang beralexa ramping menandakan rangkingnya sangat bagus. Akan tetapi untuk membuat rangking alexa menjadi ramping tidak mudah loh,,, ada yang perlu dilakukan dan di usahakan. Berikut cara untuk Menurunkan Alexa Rank



Cara Menurunkan / Mengecilkan Digit Alexa Rank


1. Pasang widget alexa di blog anda untuk memantau keadaan blog anda.
Cara paling mudah dan murah meriah adalah dengan Blogwalking dan meninggalkan komentar di Blog-blog dengan Alexa Rank yang lebih tinggi dari Blog anda .


2. Daftar Blog ke Search Engine Terutama Google, Yahoo dan MSN                                    
Ini dilakukan agar blog kita cepat terindek di mesin pencari terutama yang sudah terkenel dan besar seperti Google, Yahoo, MSN dll, baru setelah itu ke search engine lainnya.


3. Daftar Blog ke Technorati                                                                                        
Technorati  merupakan salah satu direktori blog yang sudah terkenal, bia juga berfungsi sebagai blogsearch, tags aggregator, online bookmarks, juga bisa mengetahui  blog mana saja yg memasang link blog kita..


4. Cari Backlink
Cari backlink sebanyak-banyaknya dan berkualitas sebaiknya sih sesuai kategori blog, karena google menilai berdasarkan kuantitas dan kualitas link, tapi akhirnya mana saja yang mau bertukar link.. saya terima.


5. Bookmark  Blog Sebagai Homepage Browser
Bookmark blog sebagai homepage di komputer yang sering digunakan untuk browsing ini juga baru kemarin saya lakukan di komputer rumah sebenarnya sih ini bisa juga dikantor, diwarnet atau dimana saja, makin banyak tentu semakin baik.


6. Update blog 2 hari sekali , 1 minggu 2 kali atau 1 bulan sekali . bila perlu setiap hari justru lebih bagus lagi.


7. Tulis artikel Tentang Alexa
Tulis artikel tentang Alexa misalnya seperti yang sedang sobat baca tentang Cara Meningkatkan Alexa Rank ini dan ajak para pembaca untuk men-download Alexa Toolbar.  Jangan lupa saat membuat artikel tentang Alexa, selalu gunakan label atau kategori dengan keyword :  Alexa, Alexa rank, Alexa traffic rank, Rangking Alexa, dsb. Intinya ada kata ' Alexa '.


8. Melakukan Ping
Lakukan ping secara berkala , saya baru lakukan ini dua kali , ping ini untuk merefresh blog kita di data base mesin pencari.


9. Minta teman untuk mereview dan merating profil blog Anda di Alexa. Memang belum ada bukti, namun mungkin saja cara ini berguna.

10.Download/ Instal Alexa toobar Disini

X JAPAN


X JAPAN adalah band musik J-Rock asal Jepang yang dibentuk tahun 1982 oleh pianis sekaligus drumer bernama Yoshiki dan vokalis Toshimitsu "Toshi" Deyama.[1] Band yang aslinya bernama X ini melambung ke puncak kesuksesan setelah merilis album kedua mereka BLUE BLOOD. Mereka memulai karier sebagai band Heavy metal dan akhirnya beralih ke Progressive Rock, sambil terus menulis lagu-lagu ballad. Mereka sendiri menyebut musik mereka sebagai "Speed Metal" dan "Rock Ballad". Setelah mengeluarkan 3 album berikutnya, band ini bubar tahun 1997, setelah menyelenggarakan konser "The Last Live" tanggal 31 Desember 1997.

Tahun-tahun awal (1976-1983)
Band ini direncanakan sejak 1976 oleh Yoshiki Hayashi dan Toshi (Toshimitsu Deyama) saat mereka masih di SD. Terpengaruh musik hard rock Barat, ada yang mengatakan gaya mereka mirip KISS tetapi sebenarnya mereka menggunakan gaya visual yang di jepang sudah ada yaitu bermula saat Jepang mengalami perubahan besar-besaran usai Perang Dunia II. Saat itu ada suatu komunitas yang ‘terbuang’ dari masyarakat. Komunitas ini tidak hanya berbicara melalui mulut dan tulisan, tapi juga lewat penampilan. Sebelum band diberi nama X, mereka menggunakan nama Dynamite (dari 1978-1980), dan Noise (1980 hingga musim panas 1982). Nama band baru diubah menjadi X JAPAN pada tahun 1992, setelah keluarnya pemain bass terdahulu mereka, Taiji.

Disaat band ini masih bernama "noise", mereka mengikuti audisi band "East West Japan" tahun 1982saat itu mereka memainkan lagu "Rock and Roll" (Led Zeppelin) dan "Burn" (Deep Purple). Mereka lalu ikut serta dalam festival sekolah mereka pada tahun 1982, mereka membawakan lagu antara lain "The World Anthem" (Frank marino) dan "Highway Star" (Deep Purple). Yoshiki, Toshi, dan Terry pertama kali melakukan pertunjukkan live dibawah nama "X" pada tahun 1983. Pada waktu itu mereka naik panggung di festival yang diadakan di SMA mereka di Chiba. Saat itu mereka sudah membawakan lagu asli ciptaan Yoshiki berjudul "I'LL KILL YOU" dan "We are X". Selain itu, di festival yang sama, mereka membawakan lagu "Burn" (Deep Purple),"In the Mirror" (Loudness), dan "Killers" (Iron Maiden).
Era Indie (1984-1988)

X merilis demo tape pertama mereka "I'LL KILL YOU" pada tahun 1984 di perusahaan rekaman Dada Records. Di dalam demo tape tersebut berisi 3 buah lagu: "I'LL KILL YOU", "We are X", dan "Stop Bloody Rain".

Lagu-lagu dalam demo tape ini membuat kelompok ini mulai dikenal, dan dilanjutkan dengan merilis sebuah indie single berjudul "I'LL KILL YOU" dengan "BREAK THE DARKNESS" sebagai c/w di bulan Mei 1985. Anggota X saat itu terdiri dari Yoshiki (drum & piano), Toshi (vokal), Terry (gitar), Tomo (gitar), dan Atsushi (bass). Pada mulanya, cara berpakaian mereka menyebabkan tidak ada label rekaman yang mau mengontrak mereka untuk rekaman, tapi gaya berpakaian ala X nantinya menjadi ciri khas gerakan Visual Kei dalam musik rock Jepang.

Di bulan Juli 1985, mereka merilis 2 buah demo tape,"X Live" dan "Endless Dream". Masing-masing memiliki lagu yang sama ("Kurenai", "Endless Dream", "Lady in Tears",dan "Stop Bloody Rain"), tapi dengan urutan lagu yang berbeda.

Demo tape "Feel Me Tonight" dirilis pada Oktober 1985. Lagu ini nampaknya pertama kali dibawakan pada pertunjukkan Live saat ulang tahun Yoshiki pada 20 November 1985, sedangkan lagu "Stab Me in the Back" (c/w) tidak pernah dibawakan secara live hingga pada tahun 1986. Kedua lagu pada demo tape tersebut dinyanyikan oleh Hally. Pada tahun ini juga, mereka membawakan lagu "God Save The Queen" yang aslinya dibawakan kelompok Sex Pistols.

Di bulan November 1985, mereka menampilkan versi baru dari lagu "BREAK THE DARKNESS" di album kompilasi "Heavy Metal Force III".

Tidak berhenti begitu saja, Yoshiki membuat taruhan besar dalam hidupnya dan menjual seluruh harta warisan ayahnya untuk mendirikan label rekaman sendiri dengan nama Extasy Records. Perusahaan rekaman ini nantinya menjadi label rekaman pertama khusus band-band Visual Kei, termasuk di antaranya: Luna Sea, Glay, dan Zi:KILL.

Demo tape "Kurenai" dirilis di awal tahun 1986, berisikan lagu "Kurenai" (dalam bahasa Inggris).
Musim panas tahun 1986, mereka merilis "Jun Demo Tape". Di dalam demo tersebut terdapat 4 lagu: "Right Now", "Only Way", "Tune Up Baby" dan track ke-4 yang tanpa judul.

Di bulan April 1986, indie single ke dua,"ORGASM" dirilis Extasy Records.Single ini terdiri atas lagu "Orgasm", "Time Trip Loving" (ditulis oleh Jun) serta "X". Setelah EP ini dirilis, mereka memulai untuk tur. Pada tahun itu juga (27 Juli 1986), Toshi, Yoshiki, dan Jun, pertama kali tampil di televisi,yaitu di acara berjudul Tensai Takeshi no Genki ga Deru Terebi.

Di bulan Maret 1987, mereka memasukkan 2 lagu: "Stab Me in the Back" dan "No Connexion" ke dalam album kompilasi Skull Trash Zone Vol.1. Anggota resmi saat itu terdiri dari: Toshi, Yoshiki, dan Taiji. Gitaris mereka, Isao patah lengan karena kecelakaan mobil, sehingga Pata ikut bergabung sebagai gitaris pendukung, tapi bukan sebagai anggota resmi. Sementara itu, Yoshiki menghubungi hide, leader dari Saver Tiger band Visual Kei asal Yokosuka(mereka pertama kali bertemu saat X dan Saver Tiger ikut serta dalam Heavy Metal Force vol.III). Yoshiki lalu mengajak hide untuk bergabung dengan X.

Hide menyambut ajakan Yoshiki dan resmi sebagai gitaris X sejak bulan Maret 1987. Bulan berikutnya (April 1987), Pata diangkat sebagai menjadi gitaris resmi, melengkapi formasi band X. Di bulan Agustus 1987, mereka merilis video live "Xclamation". Di dalamnya terdapat lagu "Xclamation", "Stab Me in the Back", dan "Kurenai" (English Version). Pada 26 Desember 1987, X melakukan pertunjukan di Audisi CBS Sony, mereka memainkan "Xclamation", "Piano solo~Kurenai (English)", dan "Orgasm".

Era X (1988-1992)
X merilis album perdana mereka, VANISHING VISION pada 14 April 1988). Pada saat itu, anggotanya adalah Yoshiki (drum, piano), Toshi (vokal), Hide (gitar), Pata(gitar), dan Taiji (bass). Album tersebut laris dan dicetak ulang di bulan Oktober dengan bonus lagu "Stab Me in the Back", dan dicetak ulang kembali pada bulan Oktober 1989.
Di bulan Juni 1988, lagu mereka "Kurenai" dijadikan bonus CD di majalah Rockin F dengan versi yang berbeda, yaitu dibuka dengan alunan piano dan dengan lirik campuran dari versi Inggris dan versi Jepang.
Majalah Street Rock Video VOS menampilkan Toshi sebagai sampul majalah mereka di bulan November 1988. Edisi bulan tersebut memberikan Bonus Video klip X memainkan lagu "Vanishing Vision" dan "Orgasm" di Kyoto Sports Valley, berikut wawancara dengan Yoshiki yang saat itu sedang menandatangani kontrak dengan Sony.
Pada tahun 1988, X berpartisipasi dalam film Amerika Tokyo Pop, tapi mereka hanya tampil sebagai cameo dan penampilan mereka tidak lebih dari 20 detik. Pada 16 Maret 1989, mereka merilis "ThanX" video, yang menampilkan pembuatan video klip Kurenai (versi album BLUE BLOOD, bukan versi album "VANISHING VISION"). Pada 21 April 1989, X merilis album mereka yang paling sukses, Blue Blood. Setelah dirilisnya album tersebut, dimulailah tur bernama "Blue Blood Tour" yang ternyata sukses besar.
Setelah menyelesaikan tur "Blue Blood Tour", Yoshiki dan kawan-kawan mulai menulis lagu baru. Selain itu, mereka juga membuat beberapa PV (video promosi) untuk beberapa lagu dalam album Blue Blood, seperti Celebration yang diambil di New York (berbeda dengan yang di Visual Shock Vol.2,5). Video klip ini menampilkan Toshi, hide, Pata, dan Taiji, sedangkan Yoshiki sedang berada di Paris untuk membuat video Rose of Pain. X menjadi sangat populer di Jepang dan sering muncul dalam berbagai acara televisi. Tur mereka selanjutnya diberi nama, "Rose & Blood Tour".
Pada 23 November 1989,Yoshiki pingsan di tengah-tengah Rose & Blood Tour dikarenakan cara bermain Drum-nya yang ekstrem. Yoshiki harus menjalani perawatan di Rumah Sakit karena hal tersebut, selama di Rumah Sakit Yoshiki membuat sebuah lagu terhebat untuk X.Dikarenakan pada saat itu lagu tersebut masih belum sempurna, lagu tersebut hanya dijadikan sebuah Demo Tape.
Pada tahun 1990, Toshi & Yoshiki ikut berpartisipasi dalam L.O.X. Shake Hand "compilation album". Album kompilasi ini bukan berisi kumpulan lagu dari band yang berbeda-beda, melainkan album yang meng-"kompilasi"-kan anggota-anggota band yang berbeda untuk membuat semacam "band impian". Toshi berada di posisi vokal, dan Yoshiki pada drum (dengan nama Rei Shiratori), Naoki (Lip Cream) pada Gitar, Act (Orange) pada Bass. Musisi lain yang juga ikut berpartisipasi, antara lain: Butaman (Tetsu Array), Ishiya (Death Side), Ranko (Sperma), Selain musik speed metal dan ballad yang dibawakan Yoshiki dan Toshi, anggota lainnya adalah member band punk/hardcore, di antara lagu-lagu mereka antara lain "Tragedy of M".
Pada tahun 1991, semua personel pergi ke Los Angeles untuk memulai rekaman album baru mereka, Jealousy. Setelah 7 bulan rekaman, mereka kembali ke Jepang dan merilis album Jealousy pada 1 Juli 1991 di Jepang. Album ini langsung naik ke posisi pertama tangga album Oricon Charts. Setelah dirilisnya album ini, mereka memulai tur berikutnya, Violence in Jealousy (1991).
Dengan dirilisnya album Jealousy, X menjadi bertambah populer di Jepang. Selain itu, kepopuleran mereka bertambah karena lebih sering melakukan tur dibandingkan setelah merilis album Vanishing Vision dan Blue Blood. Beberapa orang berpendapat bahwa album ini adalah "Album"-nya X, karena setiap personel menyumbangkan ide-idenya, di Visual Shock Vol.3 juga digambarkan masing-masing personel dengan lagu yang dibuatnya. (Toshi: "Desperate Angel", hide: "Love Replica", Pata: "White wind from Mr.Martin", Taiji: "Voiceless Screaming", Yoshiki: "Silent Jealousy"). Selama proses perekaman album ini, Yoshiki dan Taiji mulai memiliki perbedaan konsep bermusik. Pada tanggal 5, 6, 7 bulan Januari 1992, X menggelar rangkaian konser "On The Verge of Destruction" di Tokyo Dome. Pada hari ketiga, tanggal 7 Januari 1992, konser ini merupakan konser terakhir (Last Live) bagi Taiji yang keluar dari X karena perbedaan konsep bermusik antara dirinya dan Yoshiki tidak dapat disatukan lagi. Lagipula Yoshiki adalah pemimpin dari X, sehingga Taiji memilih untuk mengundurkan diri. Setelah keluar dari X, Taiji bergabung dengan Loudness, D.T.R. dan Cloud 9.


Era X JAPAN (1992-1997)
Pada tahun 1991, X sudah sangat terkenal di Jepang, karena itu mereka mencoba "Go International" ke Amerika Serikat. Ternyata di Amerika sudah ada band yang juga bernama X, jadi pada 23 Agustus 1992 mereka memutuskan untuk mengubah nama band menjadi X Japan. Pada saat itu, Heath telah bergabung dengan X Japan.
Setelah pertunjukan live pertama dengan Heath di Extasy Summit'92 (pesta rock terbesar yang diadakan Extasy Records milik Yoshiki), Yoshiki kembali harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat bermain drum dengan ekstrem pada acara tersebut. Selama di rumah sakit, Yoshiki menyempurnakan sebuah lagu terhebat (Ultimate Song) dari X Japan, berjudul "Art of Life". Lagu ini adalah sebuah lagu progessive rock/metal yang mencampurkan musik klasik dengan panjang lagu 29 menit (menjadikannya sebagai salah satu lagu terpanjang di dunia).
Art of Life adalah demo yang diciptakan Yoshiki ketika dia menjalani perawatan di Rumah Sakit pada era Rose & Blood,dengan nama "End of the World". Pada saat itu Taiji masih berada di posisi bass,jadi terdapat 2 buah demotape dari Art of Life,perbedaanya hanyalah pada bassisst-nya saja). Lagu "Art of Life" dirilis sebagai sebuah mini album dengan judul yang sama seperti judul lagunya
Di minggu pertama lagu ini dirilis, lagu ini langsung sukses luar biasa. "Art of Life" hanya pernah dimainkan live sebanyak 2 kali, yaitu pada tanggal 30 & 31 Desember 1993 saat konser "X Japan Returns" digelar di Tokyo Dome. Di saat konser, X Japan melakukan improvisasi yang membuat lagu ini bertambah panjang menjadi setengah jam lebih. Di konser ini juga Toshi untuk pertama kalinya berpenampilan dengan rambut terurai ke bawah dan dengan make-up yang tidak tebal.
Musik X di bawah tangan dingin Yoshiki tak pernah berhenti berevolusi. Warna musik mereka dimulai dari speed metal seperti "Sadistic Desire", "Phantom of Guilt", dan "Vanishing Love", sampai ke lagu ballad seperti "Tears" dan "Say Anything", serta Alternative Rock berjudul "Dahlia" dan "Rusty Nail" dari era terakhir mereka. Hampir seluruh lagu X diciptakan oleh Yoshiki dan disusun oleh hide dan Taiji di awal karier mereka.
Kegemaran Yoshiki akan musik klasik sangat memengaruhi musik-musik X, seperti pada lagu "Rose of Pain", "Art of Life", dan "Amethyst". Yoshiki memiliki Album yang bernama Eternal Melody, dimana lagu-lagu X diaransemen oleh George Martin dan penata lagu untuk musik-musik klasik lainnya. Kedua album tersebut dimainkan London Philharmonic Orchestra dan dirilis tahun 1993. Yoshiki juga memilih beberapa musik klasik untuk dimasukkan ke dalam 2 buah album kompilasi berjudul Yoshiki Selection dan Yoshiki Selection II. Yoshiki juga menulis ulang lagu "Black Diamond" milik KISS menjadi lagu klasik yang terdapat di album Kiss My Ass, sebuah album tribute untuk KISS yang dirilis pada tahun 1994.
Setelah merilis ART OF LIFE, mereka merilis salah satu lagu X JAPAN yang paling populer, "Tears" dalam bentuk single. Lagu ini dimainkan di beberapa acara TV dan ketika konser X JAPAN Returns. Pada tahun yang sama, X juga merilis sebuah album kompilasi yang memuat single-single populer mereka di saat masih bernama X, dan album kompilasi tersebut diberi nama X Singles.
Walaupun pada saat itu Heath telah bergabung dengan X Japan, tetapi seluruh permainan bass yang terdapat di "X Singles" adalah permainan bass Taiji. Hal ini sengaja dilakukan sebagai penghormatan terhadap Taiji yang telah ikut bersama-sama membesarkan nama X.Pada tahun-tahun berikutnya,X JAPAN juga terus merilis album-album kompilasi dengan Taiji diposisi bass untuk menghormatinya.
Pada 10 Juli 1994 mereka merilis single lain, "Rusty Nail". Lagu ini langsung berada di peringkat 1 Oricon Chart di minggu pertama perilisannya, poster sampul single ini ditempel di sepanjang jalanan di Harajuku. Pada tanggal 20-22 Mei 1994, X JAPAN berpartisipasi pada event "Aoniyoshi Great Music Experience". Di event tersebut, X JAPAN tampil bersama Roger Taylor (Queen) dan artis-artis internasional lainnya. Pada tanggal 30 dan 31 Desember 1994, mereka menggelar konser "Aoi Yoru~Shiroi Yoru" di Tokyo Dome dan membawakan lagu baru berjudul "Dahlia", "Scars"(SCARS on melody), dan"Longing". Demo tape Longing dibagikan kepada beberapa orang saat konser. Semua lagu yang disebut tadi dimasukkan ke dalam album terakhir mereka, Dahlia.


Perpecahan band (1996-1997)
Pada bulan November 1995, X JAPAN menggelar Dahlia Tour 1995-1996 bersamaan dengan dirilisnya album kelima mereka DAHLIA. Pada tanggal 30 dan 31 Desember 1995, mereka menggelar Dahlia Tour on Tokyo Dome untuk menyambut tahun baru. Pada 13 Maret 1996, pada konser di Nagoya Rainbow Hall, Yoshiki kembali pingsan dikarenakan cara bermain drum yang ekstrem. Sejak saat itu Yoshiki diwajibkan oleh dokternya untuk mengenakan penyangga leher disaat bermain drum dikarenakan otot pada lehernya mengalami cedera.

Setelah Dahlia Tour Final 1996, di saat X Japan mencapai puncak kesuksesannya, Toshi mengatakan pada Yoshiki bahwa dia ingin mengundurkan diri dari X JAPAN. Karena Toshi sudah menjadi vokalis sejak band ini masih bernama "Noise" dan dia juga sudah menjadi icon dari X Japan, sangatlah mustahil untuk mengganti posisi Toshi. X JAPAN (tanpa Toshi) mengumumkan perpecahan band mereka saat konferensi pers tanggal 22 September 1997.

Toshi terlibat semacam sekte, berhubungan dengan alam dan terapi musikal, dipimpin oleh seseorang bernama Masaya. Banyak yang menyatakan bahwa inilah alasan sebenarnya Toshi mundur dari X Japan. Toshi lalu melanjutkan untuk bersolo karier,dia berkata bahwa Masaya telah menjadi sumber inspirasi barunya dalam bermusik. Banyak desas-desus yang bermunculan mengenai keterlibatan Toshi dan sekte yang dipimpin Masaya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa Toshi telah di cuci otak. Dikatakan bahwa Toshi sempat berkelahi dengan adiknya karena Toshi telah menghabiskan banyak uang untuk sekte yang dipimpin Masaya. Hal ini dibantah Toshi karena Toshi mengatakan ia bertemu dengan Masaya setelah Toshi keluar dari band, dan Masaya juga hanyalah seorang pemusik biasa. Teori yang lain adalah karena Toshi telah menemukan "kebahagiaan" setelah ia menikah dan musik X sangatlah berbeda dengan dirinya sekarang (musik X JAPAN dominan berisi tentang kesedihan, kebencian dan insanity, yang bertolak belakang dengan diri Toshi setelah menikah). Alasan sebenarnya Toshi meninggalkan Band pada saat itu masih menjadi misteri. Pada tanggal 31 Desember 1997, X Japan menyelenggarakan konser terakhirnya di Tokyo Dome, The Last Live.
The Last Live
Konser terakhir dari X Japan ini nampak seperti copy dari konser Dahlia Tour Final 1996, tetapi pergulatan emosi yang terjadi antara para personel dengan para fans di konser ini jauh sangat besar. Di lagu-lagu yang dimainkan menjelang konser berakhir seluruh fans menangis, terutama di 4 lagu terakhir.
Di lagu "Forever Love" Toshi berpelukan dengan Yoshiki sambil menangis, hal yang sebenarnya ingin dilakukan Yoshiki saat ia menghampiri Toshi adalah memukul Toshi, tetapi ia tidak jadi melakukannya karena teringat bahwa mereka berdua adalah sahabat baik (mereka berteman sejak mereka masih duduk di bangku TK), karena itu Yoshiki lebih memilih untuk memeluk Toshi saat Toshi merangkulnya.
Sesaat sebelum lagu "Endless Rain" dimulai, Yoshiki menangis saat ia berterima kasih terhadap para personel X JAPAN dan seluruh fans. Di awal lagu, hide juga sempat tidak kuat menahan kesedihan dan menangis.
Disaat "The Last Song" selesai dinyanyikan (dimana semua penonton telah menangis), lagu "Tears" diputar dan layar besar di panggung menampilkan cuplikan-cuplikan perjalanan X Japan dari saat mereka masih sebuah band indie kecil sampai menjadi band nomor satu se-Jepang.
Di DVD The Last Live, Yoshiki memotong 3 buah lagu terakhir (Curtain call~Say Anything, The Last Song, dan Epilogue~Tears). Hal ini dikarenakan Yoshiki tidak pernah menginginkan X Japan bubar (jika konser berakhir maka itu berarti X Japan telah bubar). Karena itu Yoshiki memutuskan agar rekaman The Last Live menjadi sebuah konser yang tidak pernah berakhir (dalam versi DVD, konser selesai di lagu "Endless Rain"). Selain itu di konser "The Last Live" terdapat 2 buah Closing S.E. yang dipotong sama sekali oleh Yoshiki (tidak terdapat di DVD, maupun CD album "Last Live") yaitu "Unfinished" dan "Forever Love~Last Mix".
Setelah Bubar(1998-2006)

Setelah X Japan bubar, hide melanjutkan solo kariernya dengan band yang dibentuknya hide with Spread Beaver. Pata ikut serta membantu hide. Pata dan heath bergabung dengan DopeHEADz sampai band tersebut bubar pada tahun 2003. Heath lalu bersolo karier di band Lynx, dan Pata di band Ra:IN.
Toshi pergi ke tempat terpencil bersama Masaya, ia mengembangkan musik mereka untuk menolong orang-orang sakit. Dia diberitakan pada tahun 2004 bahwa ia telah menyiksa anak-anak dan mencuci otak mereka untuk menuruti perintahnya. Toshi, dalam situsnya, mengatakan bahwa itu semua adalah bohong, dia mengatakan bahwa ia dan Masaya tidak akan pernah menyakiti orang-orang.
Yoshiki dan hide dipercaya berencana membangkitkan kembali X pada tahun 2000, dan mencari seseorang untuk menggantikan posisi Toshi. Sebuah tragedi besar menyebabkan hal ini tidak akan pernah terjadi saat hide meninggal pada tanggal 2 Mei 1998, setelah malam sebelumnya ia mabuk-mabukan. hide ditemukan tergantung di gagang pintu kamar mandinya dengan sebuah handuk melilit lehernya. Berita ini mengejutkan seluruh Jepang;4 orang fans memutuskan untuk bunuh diri karena tidak rela hide meninggal, 2 di antaranya meninggal. Banyak spekulasi yang bermunculan mengenai meninggalnya hide. Bunuh diri ataukah kecelakaan semata, tetapi sama sekali tidak ada motif bagi hide untuk bunuh diri. Ada yang mengatakan lirik lagu "Pink Spider" yang singlenya dijadwalkan dirilis tanggal 3 Mei 1998 (sehari setelah meninggalnya hide)adalah semacam "pesan kematian" atau semacamnya. Taiji, dalam buku yang ditulisnya(berjudul "X no Sei to Shi:Uchuu wo Kaeru tomo e" atau "Death and Life of X:To My Friends Who Flies Through Universe") mengatakan bahwa seluruh personel X Japan memiliki kebiasaan untuk mengikatkan handuk ke leher dan bahu mereka setelah selesai show. Kemungkinan hide berniat melakukan hal tersebut, tetapi karena mabuk ia malah terjatuh (hal yang sangat mungkin terjadi karena hide sedang berada di kamar mandi) dan tidak kuasa untuk melepaskan handuk yang melilit lehernya. Hal ini merupakan hal yang paling disetujui oleh fans-fans hide, mengenai kematian hide. Pada tanggal 5 Mei 1998, digelar upacara pemakaman hide. X Japan memainkan lagu "Scars" dan "Forever Love" di upacara pemakamannya. Taiji juga datang ke pemakaman hide. Ini adalah pertama kalinya Taiji bertemu kembali dengan para personel X Japan setelah ia keluar dari Band tersebut.
Shock karena meninggalnya hide, Yoshiki mendapat depresi yang sangat berat selama hampir 3 tahun, dia tidak bisa bermain atau mengarang musik lagi.
Di akhir tahun 2000, Yoshiki pulih, dan ia mengumumkan proyek barunya Violet UK, sebuah proyek yang mencampurkan unsur musik dengan visual dan seni. Pada tahun 2002 dia memproduseri dan membintangi iklan sebuah toko 7-Eleven, menggunakan musik Violet UK dan beberapa konsep untuk hal tersebut. Sayangnya, tidak banyak musik Violet UK yang dirilis ke pasaran. Pada tahun yang sama, Yoshiki mengumumkan bahwa ia akan bergabung dengan band J-POP Globe, untuk membantu teman lamanya,Tetsuya Komuro (pada tahun 1991 mereka berkolaborasi dengan nama V2, dengan Yoshiki di posisi drum, sedangkan Komuro di keyboard dan vokal).


Awal tahun 2007, Yoshiki mengumumkan bahwa ia akan membentuk band yang beranggotakan 5 orang personel, sampai saat ini baru ada 4 orang yang pasti bergabung dengan band tersebut yaitu: Gackt (ex. vokalis Malice Mizer) di posisi vokal, Sugizo (ex. Gitaris Luna Sea) di posisi gitar, Miyavi (ex. gitaris Due'le Quartz) diposisi gitar, dan Yoshiki di posisi drum dan piano, sedangkan pada posisi Bass, diisi Ju-Ken (bassis GacktJob) tetapi hanya sebagai additional. Pada tanggal 25 May 2007, Yoshiki mengumumkan berdirinya band bernama S.K.I.N..
Pada tahun 2007,Heath baru saja merilis album solo ketiganya yg berjudul "Desert Rain" dan Taiji kembali bersolo karier dengan band barunya "Otokaze" yang ia bentuk bersama adik perempuannya.
Pada tanggal 11 Februari 2007, di Blog-nya Toshi mengatakan bahwa ia dan Yoshiki sudah menyelesaikan lagu baru dari X JAPAN yang bejudul "Without You". Di bulan itu juga, pengumuman mengenai konser reuni X JAPAN untuk merayakan 25 tahun berdirinya X JAPAN diumumkan oleh Yoshiki dan Toshi di blog mereka masing-masing.
X JAPAN juga dikabarkan tampil dalam acara NHK Kouhaku Utagassen pada tanggal 31 December 2007. Selain itu X JAPAN juga menyumbangkan sebuah lagu baru sebagai soundtrack untuk film "SAW IV" yang berjudul "I.V.".
Kembalinya X JAPAN
Setelah hampir 10 tahun bubar,X JAPAN kembali melakukan pertunjukkan perdananya di hadapan publik pada saat pengambilan gambar untuk PV terbaru mereka,"I.V.",di Odaiba Aqua City pada tanggal 22 Oktober 2007.
Sekitar 10.000 fans mendatangi Aqua City untuk menyaksikan kemunculan kembali X Japan.Ke-empat personel X Japan muncul di panggung untuk melakukan PV shooting,terlihat diatas panggung terdapat sebuah ruang kosong,dimana disana ditempatkan sebuah gitar milik mendiang hide. Di acara tersebut,Yoshiki mengumumkan bahwa X JAPAN akan menggelar konser di Tokyo Dome pada musim semi 2008.
Pada tanggal 20 Januari 2008 X JAPAN digelar konferensi pers mengenai Konser Reuni X JAPAN dan sebuah live tribute untuk hide.
Rangkaian Konser "I.V.~Towards Destruction" diadakan pada 28, 29, 30 Maret 2008. Konser ini merupakan konser kembalinya X JAPAN. Pada konser ini terdapat 3 orang guest guitarist,antara lain Richard Fortus ([[Gun’s n Roses)]), Wes Borland (ex-Limp Bizkit) dan Sugizo (Luna Sea).Konser ini dihadiri oleh 150 ribu fans dari seluruh dunia, dan menghabiskan biaya 2,5 Milyar Yen. Awalnya konser ini direncanakan hanya sebanyak 2 hari saja, tetapi karena banyaknya fans yang tidak kebagian tiket maka Yoshiki memutuskan untuk menambahkan 1 hari lagi pada rangkaian konser ini.Bagian sound gitar hide, masih diisi oleh hide sendiri menggunakan rekaman permainan gitarnya dan layar besar dipanggung juga menampilkan sosok hide.Di konser ini juga, X JAPAN untuk pertama kalinya memainkan 2 buah lagu baru mereka, "Without You" dan "I.V.".
Pada konser hari pertama,Destruction Night,Yoshiki pingsan disaat memainkan Art of Life.Lagu tersebut terhenti tepat sebelum dimulainya bagian Piano Solo, pada lagu tersebut juga dimunculkan hologram dari mendiang hide untuk turut serta "bermain" dalam konser tersebut. Pada konser hari kedua, Reckless Night, X JAPAN bermain dengan 3 orang guest gitaris disaat memainkan lagu "X". Di konser ini juga terdapat pertunjukkan dari solo project Yoshiki, Violet UK. Pada konser hari terakhir, Creation Night, X JAPAN kembali bermain dengan 3 orang guest gitaris disaat memainkan lagu "Orgasm" dan "X", juga terdapat pertunjukkan dari Violet UK, dan X JAPAN kembali memainkan Art of Life bersama dengan hologram mendiang hide (dimulai dari bagian piano solo).
Di konser Towards Destruction, Toshi menceritakan mengenai pengalaman dirinya selama sepuluh tahun terakhir dan meluruskan seluruh kesalah pahaman mengenai dirinya yang beredar di antara fans. Toshi menjelaskan di blog-nya mengenai healing music yang dia jalani, memberi penjelasan mengenai siapa Masaya dan hal yang dia jalani setelah keluar dari X JAPAN, dimana penjelasan Toshi memberikan bukti bahwa isu buruk yang beredar mengenai dirinya adalah salah.
Pada tanggal 3 dan 4 Mei 2008 diadakan "hide Memorial Summit",sebuah pesta musik yang diadakan untuk mengenang 10 tahun meninggalnya hide. X JAPAN bermain pada tanggal 4 Mei, ditampilkan juga clip-clip kenangan tentang hide di live X JAPAN tersebut. Hide Memorial Summit diisi oleh banyak band besar, antara lain Dir en grey, Luna Sea, dan Versailles.
Setelah hide Memorial Summit,kondisi tubuh Yoshiki kembali memburuk.Hal ini dikarenakan penyakit hernia pada leher Yoshiki kembali kambuh dikarenakan pada konser Towards Destruction dan hide Memorial Summit, Yoshiki tidak memakai penyangga leher seperti yang diperintahkan dokternya.
Hal ini menyebabkan jadwal World Tour X JAPAN, antara lain di Paris; Madison Square Garden,New York; dan Taipei World Center,Taiwan diundur sampai kondisi tubuh Yoshiki membaik.


Kontrak dengan EMI Music (2011-Sekarang)
Setelah debut sukses di Lollapalooza 2010, dan sukses luar biasa dalam tour Amerika serikat tahun 2010. Pada tahun 2011 X Japan menandatangani kontrak eksklusif berjangka 3 tahun dengan EMI Music untuk rilisan album baru X Japan di Amerika Utara. Dan rencananya, rilisan pertama band ini adalah single "Jade".
Live show

X Japan dikenal selalu melakukan pertunjukkan live yang spektakuler. Pada tahun 1982 (saat band baru terbentuk) mereka sering tampil di festival-festival budaya dan beberapa pesta, hal ini menyebabkan X Japan dengan cepat mempunyai banyak fanbase.
Sehari setelah peluncuran album pertama mereka,Vanishing Vision,mereka menggelar konser di Tokyo Nakano Kohkaido, mereka juga sudah memulai tur pertama mereka, Vanishing Tour. Pada tahun 1989 mereka menggelar tur di beberapa kota,Blue Blood Tour, tur itu untuk mempromosikan album baru mereka, Blue Blood. Tur ini sukses luar biasa.
X Japan merilis album ketiga mereka pada tanggal 1 Juli 1991. Pada bulan Januari 1992, mereka menggelar konser di Tokyo Dome selama 3 malam. Konser ini merupakan konser terakhir Taiji. Setelah Taiji keluar dari band, X Japan berhenti melakukan tur, karena mereka sedang mencari Bassis untuk menggantikan posisi Taiji. Di tanggal 30-31 Desember 1993, mereka melakukan Tokyo Dome Live pertama mereka dengan Heath diposisi bass. Konser tersebut diberi nama X Japan Returns, karena sejak tahun 1992 mereka tidak pernah menggelar konser lagi. Konser selama dua hari itu sukses besar, Tokyo Dome dipenuhi oleh para fans.
Di awal tahun 1995, X Japan mulai memainkan lagu-lagu baru di beberapa acara televisi Jepang seperti Music Station (dan acara spesial tahunan Super Live) dan Hey!Hey!Hey! Music Champ. Pada bulan November tahun itu, mereka menggelar Dahlia TOUR (untuk mempromosikan album terakhir mereka, DAHLIA). Tur tersebut selesai di 2 hari terakhir tahun itu di Tokyo Dome. Akhirnya, karena perpecahan di band, X Japan menggelar konser terakhir mereka pada tanggal 31 Desember 1997, The Last Live.
Trivia

Mantan Perdana Menteri Jepang, Junichiro Koizumi menyatakan bahwa ia adalah penggemar berat X Japan. Ia berkata bahwa musik-musik X Japan telah mengubah cara berpikirnya sebagai seorang politisi, dan juga mengubah pandangannya mengenai masyarakat Jepang. Lagu yang paling disukai Junichiro Koizumi adalah lagu "Forever Love".
X Japan merupakan influence terbesar bagi banyak band-band Visual Kei lainnya. Ruki (Death Voice The Gazette) bahkan berkata bahwa X Japan merupakan band yang pertama ia saksikan.
hide,merupakan orang yang sangat dihormati oleh banyak J-Rocker.Banyak juga J-Rocker yang memutuskan untuk menjadi seorang J-Rocker karena terinspirasi oleh hide, antara lain adalah Hitsugi (gitaris Nightmare), Hiroto (gitaris Alice Nine), Takehito (gitaris Ayabie),dan Intetsu (bassis Ayabie).
Pertemuan pertama Yoshiki dengan hide adalah ketika X dan Saver Tiger (band hide sebelum X Japan) ikut berpartisipasi dalam pembuatan album kompilasi "Heavy Metal Force III",selain itu lagu "Sadistic Desire" milik X Japan aslinya merupakan lagu milik Saver Tiger yang berjudul "Sadistic Emotion",selain itu "Love Replica" juga merupakan sebuah demo yang aslinya milik Saver Tiger(kedua lagu tersebut diciptakan oleh hide).
Di masa Indies mereka, X bukanlah satu-satunya band yang bergaya Visual kei, band Saver Tiger hide juga bergaya Visual Kei. Hal ini mungkin disebabkan karena hide juga mengidolakan KISS, sama seperti Yoshiki,selain itu Taiji dan Jun (keduanya mantan personel X) dulunya membentuk band Visual kei bernama "Dementia",ketiga band tersebut mempunyai julukan "Three Kantou Trash Band".
X mempunyai sebuah permainan video untuk konsol Sega Saturn yang berjudul "X-Japan Virtual Shock 001". Dalam permainan ini, pemain bertugas sebagai fotografer untuk memfoto kegiatan-kegiatan personel X Japan di atas dan di belakang panggung.
Judul lagu DAHLIA merupakan sebuah akronim dari kata-kata yang muncul di penghujung lagu,yaitu:
"Destiny, Alive, Heaven, Love, Innocence, Always, Destroy, Aftermath, Hell, Life, Infinite" , Amethyst (kata terakhir tidak dimunculkan di dalam lagu,tetapi tedapat di hidden track album solo Yoshiki,Eternal Melody II).

Ciri khas dimainkannya lagu "Kurenai" adalah seluruh panggung diselimuti cahaya berwarna merah pekat (kurenai).
Lagu "Tears" dari X Japan dijadikan soundtrack sebuah film Korea berjudul "Windstruck".
X Japan mempunyai grup orkestra yang khusus membawakan lagu-lagu milik X Japan,yaitu X Orchestra.
Hanya di Single "The Last Song"-lah dapat dilihat rekaman lagu "The Last Song" di konser The Last Live yang dipotong oleh Yoshiki.
Tagline X Japan adalah "Psychedelic Violence Crime of Visual Shock", sedangkan tagline sebelumnya adalah "Sexy Scandal Love Violence"
Hampir 90% lagu-lagu X Japan diciptakan oleh Yoshiki, hal ini dikarenakan hampir seluruh personel X Japan berpikir betapapun bagusnya mereka membuat sebuah lagu, akan tetap lebih bagus lagu buatan Yoshiki.Hanya hide-lah satu-satunya personel X Japan yang berani memberi kritik terhadap lagu yang diciptakan Yoshiki, hal ini menyebabkan Yoshiki merasa sangat "kehilangan" saat hide meninggal.
Lagu X Japan yang berjudul "Rose of Pain" bercerita tentang Ratu Elizabeth Bathory (Prancis,abad XVI & XVII) yang gemar membunuh para warganya lalu mandi dengan darah mereka,hanya untuk menjaga kecantikannya.
Para personel X pernah bertukar-tukar posisi saat memainkan lagu 20th Century Boys, formasinya antara lain: Toshi (drum), Yoshiki (gitar), hide (vokal), Taiji (gitar), Pata (bass)
Lagu X Japan yang berjudul X dijadikan soundtrack movie anime X
Tidak seperti PV X Japan yang lain,promotional video untuk lagu "Rusty Nail" adalah sebuah anime
Cover demotape pertama X Japan "I'LL KILL YOU" menggambarkan foto para korban bom atom di Hiroshima dan Nagasaki di saat Perang Dunia II