Monday, 11 June 2012
MAKAM TUMENGGUNG SELOMANIK KALIWIRO
03:43
5 comments
MAKAM TUMENGGUNG SELOMANIK KALIWIRO
Makam Tumenggung Selomanik berada di desa Selomanik Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo. Jarak dari ibukota Kecamatan + 6 km. Makam ini pertama kali dibangun oleh Jendral Poniman pada tahun 1970, kemudian direhabilitasi oleh Bupati Wonosobo Drs. Sukamto pada tahun 1982. Pada Tahun 2007, makam ini dipugar oleh Menteri Peranan Wanita Republik Indonesia Min Sugandi dengan menelan biaya tak kurang dari Rp 500.000.000,00.
Luas area makam sekitar 500 m2, sementara luas bangunan makam itu sendiri berkisar 120 m2 (lebar 10 m, panjang 12 m). Tokoh-tokoh yang berada dalam makam itu antara lain
* Ki Ageng Tumenggung Selomanik
* Ki Ageng Tumenggung Branjang Kawat
* Ki Ageng Tumenggung Udan Mimis
* Ki Ageng Tumenggung Udan Toko
Menurut juru kunci makam Tumenggung Selomanik (Khaerudin) para pejabat Negara yang pernah berkunjung ke makam Tumenggung Selomanik adalah:
* Jendral Poniman
* Harmoko (Menteri Penerangan era Pemerintahan Presiden Soeharto)
* Suparjo Rustam (Mantan Gubernur Jawa Tengah)
* Bupati Wonosobo (setiap hari jadi Wonosobo/24 Juli)
Kendati makam ini tersohor bagi para pejabat Negara, namun masyarakat umum belum banyak yang berkunjung kesana. Padahal akses jalan menuju lokasi makam cukup baik karena makam tersebut berada pada ruas jalan yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Kecamatan Kaliwiro dan Kecamatan Kalibawang Kabupaten Wonosobo.
Read more: http://kaliwiroglobal.webnode.com/panorama/
Create your own website for free: http://www.webnode.com
Panorama BUKIT DEMPES KALIWIRO
03:39
1 comment
BUKIT DEMPES KALIWIRO
Bukit Dempes adalah bukit yang amat cantik nan mempesona. Berada di ketinggian + 250-300 dpl menjadikan bukit ini berhawa sejuk, selain itu masih terdapat hutan pinus milik negara yang menambah semilirnya angin berhembus menghelai tubuh kita. Udaranya yang yang sejuk dapat menenangkan pikiran kita jika duduk sambil menatap Kaliwiro yang terbendung diantara barisan pegunungan yang amat cantik.
Bukit indah penghubung yang merupakan jalur penghubung antara kabupaten Wonosobo-Kebumen ini juga akrab dikunjungi masyarakat dari Kaliwiro maupun dari luar Kaliwiro. Tak heran jika terkadang banyak mobil yang melambatkan laju kecepatannya di bukit ini. Juga tampak pemandangan keluarga yang berkumpul menggelar tikar untuk istirahat sejenak sambil menikmati makanan hingga tawa canda ceria yang dipersembahkan bukit dempes.
Bukit ini dapat anda kunjungi kapan saja. jika anda hendak pergi ke kecamatan Kaliwiro anda akan melewati dempes. Nah, alangkah baiknya anda mencicipi panorama alam yang indah di Kaliwiro. Kemudian anda dapat mendeskripsikan kepada rekan-rekan atau keluarga anda di rumah.
Read more: http://kaliwiroglobal.webnode.com/panorama/
Panorama GUNUNG LAWANG Kaliwiro Wonosobo Jawa Tengah Indonesia
03:28
No comments
GUNUNG LAWANG
Gunung Lawang adalah pegunungan yang terletak di desa Selomanik Kec Kaliwiro-Wonosobo, Jawa Tengah. Gunung ini mempunyai ketinggian kira-kira 350 dpl. Akses menuju pegunungan ini sangat mudah, yaitu melewati jalur besar yang menghubungkan Kec Kaliwiro dan Kec Kalibawang. Gunung Lawang juga terlihat dari bukit dempes, bahkan dari Kota Wonosobo dan Kec Kertek.
Untuk mencapai puncak Gunung lawang membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit, kita harus melewati hutan pinus dengan kemiringan yang cukup tajam dan jalan yang sempit. Sesampainya dipuncak, kita bisa melihat pemandangan yang sangat menakjubkan. Kita bisa melihat Kaliwiro, gunung-gunung lain seperti Sindoro-Sumbing, Slamet, dll. Jika pada malam hari, kita bisa menikmati pemandangan cantik kota Wonosobo yang dipenuhi cahaya dari puncak ini.
Tertarik? Jika anda suka berpetualang, wisata ini tentu menjadi pilihan.
Read more: http://kaliwiroglobal.webnode.com/panorama/
SMA 1 Kaliwiro Wonosobo
01:58
No comments
SMA 1 Kaliwiro, sekilas kami
DSC00086 Kaliwiro merupakan salah satu sekolah menengah yang ada di Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo Jawa Tengah. Berlokasi di dataran tinggi berbukit dan pepohonan yang masih cukup lebat, menjadikan suasana sejuk senantiasa menghampiri sekolah ini setiap hari.
Berdedikasi untuk menjadikan Generasi Berprestasi, seluruh jajaran pendidik beserta staf lainnya senantiasa mengupayakan dapat mendampingi anak-anak dari sebuah kota kecamatan kecil di Kabupaten Wonosobo ini meraih cita-cita luhur mereka. Semoga, generasi penerus bangsa yang mengenyam pendidikan di SMA ini dapat menyumbangkan pengabdian terbaik mereka kepada bangsa, negara dan agama. Amiin..
Posted By: http://smakaliwiro.wordpress.com/
DSC00086 Kaliwiro merupakan salah satu sekolah menengah yang ada di Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo Jawa Tengah. Berlokasi di dataran tinggi berbukit dan pepohonan yang masih cukup lebat, menjadikan suasana sejuk senantiasa menghampiri sekolah ini setiap hari.
Berdedikasi untuk menjadikan Generasi Berprestasi, seluruh jajaran pendidik beserta staf lainnya senantiasa mengupayakan dapat mendampingi anak-anak dari sebuah kota kecamatan kecil di Kabupaten Wonosobo ini meraih cita-cita luhur mereka. Semoga, generasi penerus bangsa yang mengenyam pendidikan di SMA ini dapat menyumbangkan pengabdian terbaik mereka kepada bangsa, negara dan agama. Amiin..
Posted By: http://smakaliwiro.wordpress.com/
Pemilihan ketua OSIS baru SMPN 1 Kaliwiro Wonosobo
01:53
No comments
Pemilihan ketua OSIS baru
.jpg)
Setiap tahun menjelang pergantian semester, SMP 1 Kaliwiro mengadakan sebuah kegiatan untuk berlatih berdemokrasi untuk memilih seorang pemimpin siswa khususnya untuk memimpin suatu Organisasi tebesar di sekolah yaitu OSIS ( Organisasi Siswa Intra Sekolah ).
OSIS memiliki tugas seperti halnya seorang lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif yaitu membuat atau merancang kegiatan, mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan, serta mengawasi dan menjaga agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar.
Mulai dari tahun 2006/2007 OSIS SMP N 1 Kaliwiro dipimpin oleh seorang anak perempuan dan diwakili oleh seorang anak laki-laki bernama ( Erin Triana Ken Handayani & Wisnu Hardono ). Pada tahun pelajaran 2007/2008 OSIS SMP 1 Kaliwiro dipimpin oleh seorang laki-laki dan diwakili oleh seorang perempuan bernama ( Bara Liswono & Novianti ). Pada tahun pelajaran 2008/2009 OSIS SMP 1 kaliwiro dipimpin seorang laki-laki dan diwakili oleh seorang perempuan bernama ( Septian Eko Prasetyo & Merlita Rusady Isyana Gyhardini ), Dan pada tahun 2009/2010 OSIS SMP 1 Kaliwiro dipimpin oleh seorang anak perempuan dan diwakili oleh seorang anak laki-laki bernama ( Khusnul Khotimah & Suranto ).
Kinerja OSIS dibawah naungan pembina OSIS dan Kepala Sekolah. Setiap kali membuat dan merancang program, OSIS mengadakan rapat dan melakukan diskusi mengenai program yang akan dibuat setelah itu, ketua OSIS memberi perintah kepada sekretaris untuk membuat Proposal Kegiatan yang selanjutnya di serahkan kepada pembina OSIS untuk disetujui
Keindahan Alam Curug Winong Kaliwiro Wonosobo
01:31
No comments
Keindahan alam di daerah Kaliwiro Wonosobo, seperti Dieng berhasil menghipnotis jutaan wisatawan yang datang. Kecantikan panorama alamnya hadir dari setiap sudutnya. Salah satu penyempurna keindahan di Kaliwiro Wonosobo adalah Curug Winong.
Sudah pernah ke Dieng tapi belum tentu pernah ke Curug Winong. Sebenarnya, belum banyak yang mengetahui keberadaan air terjun di Desa Winong, Kaliwiro, Wonosobo, Jawa Tengah ini.
Curuk Winong merupakan salah satu mutiara alam yang masih perawan di desa Kaliwiro Wonosobo. Kecantikannya memang menawan. Kalau melihat sekilas, bentuk air terjun ini seperti tempat bermain seluncur. Airnya yang jernih mengalir di dinding batu yang hitam.
Keindahan yang ada di sini semakin sempurna dengan hijaunya pepohonan dan udaranya yang sejuk. Di lokasi ini, wisatawan bisa naik ke atas batu dan melihat aliran airnya dari dekat.
Untuk menuju destinasi wisata alam ini, pengunjung bisa memulai perjalanan dari Kota Wonosobo. Perjalanan tersebut hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 45 menit ke arah selatan. Jalur yang akan Anda lewati meliputi Wonosobo, Selomerto, Balaikambang, Winongsari, dan Curug Winong. Tenang saja, akses menuju Curug Winong Kaliwiro tergolong mudah dan nyaman. Akses jalan sudah berupa aspal halus sampai TKP.
Namun, daerah ini kurang dipromosikan sehingga sangat jarang wisatawan yang datang. Sangat disayangkan, ciptaan Tuhan yang masih asli ini tidak banyak dilihat penikmat alam.
Sungguh alam ini sangatlah mempesona, masih asli, dan belum terjamah proyek-proyek manusia. Selain itu, untuk masuk ke Curug Winong Anda tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam. Tiket masuknya saja hanya Rp 1.000 per orang dan Rp 2.000 untuk parkir sepeda motor.
Menelusuri Bendungan Wadaslintang Wonosobo
01:15
No comments
Menelusuri Bendungan Wadaslintang Wonosobo
Salah satu kawasan wisata milik Wonosobo adalah Bendungan Wadaslintang. Kawasan ini terletak di ujung selatan kota Asri berbatasan dengan Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Menuuju kawasan ini, dari arah Wonosobo harus melewati jalan aspal penuh kelok melewati dua Kecamatan Yakni Selomerto dan Kaliwiro baru sampai di Wadaslintang.
Jarak tempuh dari Ibu Kota Kabupaten Wonosobo membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan medan jalan tanjakan dan berkelok. Kendati begitu, melakukan perjalanan ke Wadaslintang tidak melelahkan, sebab sepanjang perjalanan di sisi kanan dan kiri pandangan mata kita disuguhi rimbun hijau hutan milik perhutani dan hutan rakyat, yang terlihat indah dan lestari.
Bendungan Wadaslintang dibangun oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menelan waktu cukup lama sekitar 4 tahun, yakni dimulai pada tahun 1983 tahun dan selesai tahun 1987. Kawasan ini sengaja dibangun oleh pemerintah pada saat itu untuk mencukupi kebutuhan irigasi bagi para petani di Wilayah Wonosobo dan Kabupaten kebumen yang mampu mencukupi sekitar 31634 hektar lahan pertanian. Selain itu dari Bendungan ini mampu memasok energi listrik 92 juta KWH per tahun.
Setelah menelan perjalanan sekitar 1,5 jam perjalanan sampai di Dermaga kecil yang masuk wilayah Desa Sumber Rejo. Untuk menikmati Waduk Wadaslintang, rasanya kurang afdhal apabila tidak menelusuri tiap sudut yang dimiliki. Untuk menjangkau semua wilayah itu, kita tidak perlu repot. Sebab, saban hari ada nelayan yang siap menyewakan perahu kayu dan siap memandu ke lokasi yang kita kehendaki.
Pemandangan alam yang dimiliki Bendungan Wadaslintang sungguh mempesona. Hal ini sangat terasa, saat menginjakan kaki di dermaga. Mata kita disambut hamparan air hijau jernih dikepung hutan petani.
Dengan menggunakan perahu kayu alias getek bertenaga diesel. Sepanjang perjalanan, di wilayah selatan bendungan ini terdapat banyak bangunan karamba apung. Usaha ini merupakan kerjasama antara Pemda Wonosobo bersama kelompok petani ikan Wadaslintang yang sudah berjalan sejak 3 tahun lalu. Petani nelayan banyak menghasilkan jenis ikan patin,nila merah dan jenis ikan tawar lain.
Tedapat Pulau Kecil Ditengah Bendungan, Potensi dibangun lapangan golf dan vila
Usai melewati deretan Karamba Apung, perahu kemudian menyusuri jalan diantara dua bukit kecil. Tak berselang lama sekitar satu kilometer, terdapat pulau kecil penuh rimbun pepohonan yang bentuknya mirip ikan lele. Nelayan menjelaskan bahwa lahan tersebut selama ini belum digarap secara maksimal. Luas lahan tersebut yakni sekitar 180 hektare. Selama ini lahan yang terdapat ditengah-tengah Bendungan tersebut baru di kelola sebagai hutan hijau. Padahal, pulau kecil tersebut sangat mungkin dibangun vila atau lapangan golf, namun pemerintah Kabupaten belum punya cukup dana untuk pengembangan kawasan ini.
Setelah menempuh perjalanan selama satu jam, pulau kecil itu berada di depan mata. Ditepi pulau tersebut masih cukup lestari, sepanjang perahu kayu berjalan menyusuri tepi pulau tersebu,t muncul beberapa hewan biawak yang cukup besar merayap dianntara daun hijau air. Sementara di rimbun pepohonan masih terdapat burung gagak putih yang merupakan khas kawasan tersebut.
Pengembangan wisata, pulau kecil tersebut direncanakan akan dibangun vila dan lapangan golf. Sehingga dengan penambahan fasilitas tersebut akan menambah jumlah penggunjung. Dampaknya peluang ekonomi warga sekitar bisa bertambah, karena dengan adanya tamu maka usaha jasa perahu kayu dan board akan laku, tak hanya itu jasa penginapan dan penjualan makanan oleh-oleh juga akan meningkat.
Perjalanan menuju pulau kecil tersebut rupanya belum cukup untuk mengenali kawasan potensial Wadaslintang. Sembari melanjutkan perjalanan sekitar satu jam dari pulau kecil tersebut, masih terdapat pemandangan indah dan lestari serta pemandian air hangat yang bersumber dari bumi.
Mata Air Panas Bersih Ikan Bisa Hidup
Selain Pesona alamnya yang enak dinikmati, di Kawasan Waduk Wadaslintang juga terdapat Sumber mata air panas. Selama ini potensi itu belum dikelola secara maksimal. Padahal sumber mata air itu sangat bisa dikelola menjadi pemandian air panas seperti Kalianget.
Sumber air panas berada di Desa Sumogede. Menuju lokasi ini, bisa dilakukan dengan dua jalur, yakni jalur darat dan serta melalui jalur danau menggunakan perahu bertenaga diesel. Namun menggunakan menjadi pilihan lebih menarik, karena bisa menikmati lebih banyak kekayaan pesona alam yang dimiliki Bendungan Wadaslintang, diantaranya aktivitas para nelayan yang tengah memburu ikan, para petani yang lalu lalang menuju atau pulang dari ladangnya menggunakan getek serta pemandangan hijau diantara bukit- bukit kecil dan kepakan puluhan burung gagak putih yang mempesona.
Jarak tempuh menuju Sumber Kalianget Sumogede membutuhkan waktu sekitar setengah jam dari pulau kecil ditengah Bendungan dengan menggunakan perahu bertenaga diesel. Sedangkan kalau melalui jalur darat dapat dicapai melalui Desa Kalisat yang tak jauh dari ibu kota kecamatan Wadaslintang menggunakan kendaraan atau ja ojek dengan medan jalan berkelok.
Sumber air panas yang terdapat di Desa Sumogede berbeda jauh dengan sumber air panas di Kalianget Wonosobo. Sebab, meski panas kandungan belerang atau sulfur di sumber tersebut tidak terlalu tinggi. Menariknya lagi airnya jernih dan ikan bisa hidup di air tersebut.Harga Hotel Dieng
Subscribe to:
Posts (Atom)








